Home » » Peperangan di kota Aldor

Peperangan di kota Aldor

Posted by zeroarch on Sabtu, 22 Juni 2019













 pagi hari yang cerah, aku terbangun dari tidur setelah semalaman berjaga di camp, namun pagi yang cerah itu tidak berlangsung lama, tiba tiba terdengar dengan keras suara terompet dan genderang perang dari camp, dan dengan cepat prajurit berlarian kesana kemari mempersiapkan diri, ternyata pasukan kerajaan Bardus, datang untuk menyerang kota kami.
  aku pun bergegas mengambil perlengkapanku dan menju camp, pasukan garis garda terdepan sudah siap menjaga benteng. pasukan yang lain berkumpul untuk brifing dan mengatur strategy, aku bersama 100 pasukan yang lain berada di barisan sayap kiri, itu artinya kami harus menuju ke arah samping, dan sambil menjaga jika ada serangan dari arah samping.
  pasukan badrus yang menyebut diri mereka sebagai pasukan yang ahli dalam menggunakan kapak atau senjata besar yang lain, fisik mereka sangat kuat mereka sanggup mengayunkan kapak, atau palu mereka puluhan kali tanpa tanpa kelelahan dan tanpa mengalami penurunan kekutuan serang.
  mereka dengan mudah mengoyak perisai dan zirah pasukan kami, bahkan pasukan garis tengah dengan mudah dikalahkan padahal mereka adalah pasukan elit kota kami. moral pasukan kami pun turun. dan tiba-tiba kami diserang dari samping. ternyata mereka pasukan berkuda dengan jumlah 50 orang. mereka menghujani pasukan terdepan dari sayap kanan dengan melemparkan tombak-tombak mereka.
  pasukan pun berguguran satu persatu, namun kami telah mempersiapkan hal ini. kami pun mengeluarkan senjata kami berupa sebuah tali yang kuat dan terpasang gerigi besi di tali tersebut. pasuka berkuda pun jatuh satu persatu. akhirnya pasukan sayap kiri berhasil mengealahkan pasukan berkuda. kami pun bergerak menyerang dari arah samping. namun dari serangan pasukan berkuda tadi kami kehilangan 30 orang dan bebrapa yang bertahan terluka. namun demi melindungi kota kami. apapun akan kami korbankan. walau nyawa harus melayang
   kerajaan bardus yang menyerang dari tengah sudah hampir mencapai gerbang kota. mereka yang terlalu percaya diri terus maju. pemanah yang di depan gerbang pun bersiap melesatkan panah-panah mereka. namun kecepatan kuda kerajaan badrus. sangatlah cepat mereka menerjang masuk dan membantai pasukan depan pintu.
  kami pasukan sayap kiri melihat hal itu pun langsung bergegas mundur melalui pintu darurat, evakuasi rakyat pun dilakukan. dan sisa pasukan yang bertahan membuat pertahanan sambil membantu rakyat. keluar dari kota.
  kota kami yang sudah berdiri 200 tahunan berhasil di luluh lantahkan oleh pasukan badrus. apakah ini akhir dari kota kami?

Thanks for reading & sharing zeroarch

Newest
You are reading the newest post

0 komentar:

Posting Komentar